KOMPETENSI GURU
Paham visi dan misi sekolah.
Komit terhadap pelaksanaan KBK dan pengujiannya.
Menguasai bahan ajar dan strategi mengajar.
Bertanggungjawab dalam pengelolaan dan pemantauan kemajuan belajar siswa.
Berpikir secara sistematik dalam melaksanakan KBK.
Mampu mengembangkan silabus, khususnya penentuan pengalaman belajar siswa.
Mampu merencanakan dan melaksanakan sistem penilaian.
Mampu mendeteksi potensi siswa berdasarkan pengamatan dan karya siswa.
Mampu melakukan analisis data hasil ujian dan memiliki motivasi untuk melakukan tindak lanjut.
Mampu membuat laporan HBS dalam bentuk profil.
Trampil dalam memilih dan menggunakan berbagai metode mengajar.
Mampu menjalin kerjasama dengan sesama Guru, Kepala Sekolah, Pengawas dan Orangtua.
Mampu melaksanakan program remedi dan pengayaan.
0
komentar
Manohara Sulit Lepas dari Pangeran Fakhry

JAKARTA - Manohara Odelia Pinot diduga mengalami KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) sejak berumah tangga dengan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra. Manohara yang sering menangis, sulit lepas dari sang pangeran.
"Bagaimana Manohara mau melangkah dari situ? Ke mana Manohara pergi dan melangkah ada yang menjaga," kata ibunda Manohara, Daisy Fajarina, di Warung Ampera, Jalan Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).
Sejak menikah di bawah tangan dengan Fakhry, hidup model majalah berusia belia itu bak burung dalam sangkar. Dia kerap menerima perlakuan tidak menyenangkan.
Pernah Manohara menolak ajakan bercinta Fakhry, Manohara menolak karena sedang haid. Tapi, Fakhry memaksa. Manohara tidak mau bukan karena menolak, tapi khawatir kena penyakit gara-gara berhubungan intim saat sedang haid.
Sayang sekali, bukannya pengertian dari Tengku yang didapat, Manohara malah dimaki dengan kata-kata pedas yang menusuk hati. Sosialita kelahiran 28 Februari 1992 itu dianggap seperti mobil mewah. Tapi karena tidak bisa dikendarai, bisa diganti dengan mobil lain.
Manohara pernah mencoba kabur dari genggaman tangan sang Pangeran. Dia pulang ke Indonesia. Namun, banyak orang suruhan sang Pangeran datang membujuknya untuk pulang. Kepulangan Manohara ke Indonesia itu berujung pada penculikan yang dilakukan Fakhry. (ang)

JAKARTA - Manohara Odelia Pinot diduga mengalami KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) sejak berumah tangga dengan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra. Manohara yang sering menangis, sulit lepas dari sang pangeran.
"Bagaimana Manohara mau melangkah dari situ? Ke mana Manohara pergi dan melangkah ada yang menjaga," kata ibunda Manohara, Daisy Fajarina, di Warung Ampera, Jalan Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).
Sejak menikah di bawah tangan dengan Fakhry, hidup model majalah berusia belia itu bak burung dalam sangkar. Dia kerap menerima perlakuan tidak menyenangkan.
Pernah Manohara menolak ajakan bercinta Fakhry, Manohara menolak karena sedang haid. Tapi, Fakhry memaksa. Manohara tidak mau bukan karena menolak, tapi khawatir kena penyakit gara-gara berhubungan intim saat sedang haid.
Sayang sekali, bukannya pengertian dari Tengku yang didapat, Manohara malah dimaki dengan kata-kata pedas yang menusuk hati. Sosialita kelahiran 28 Februari 1992 itu dianggap seperti mobil mewah. Tapi karena tidak bisa dikendarai, bisa diganti dengan mobil lain.
Manohara pernah mencoba kabur dari genggaman tangan sang Pangeran. Dia pulang ke Indonesia. Namun, banyak orang suruhan sang Pangeran datang membujuknya untuk pulang. Kepulangan Manohara ke Indonesia itu berujung pada penculikan yang dilakukan Fakhry. (ang)
0
komentar
Manohara
Manohara Odelia Pinot
Perempuan
Jakarta, 28 Februari 1992
Biografi :

Manohara Odelia Pinot adalah model belia kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992. Lahir dari seorang ibu keturunan bangsawan Bugis, Daisy Fajarina dan ayah berkebangsaan Perancis, Reiner Pinot Noack, tak heran jika Manohara, nama panggilannya, mewarisi wajah dan bentuk tubuh yang rupawan.
Namanya mulai melambung saat masuk ke dalam daftar 100 Pesona Indonesia oleh Majalah Harper's Bazaar. Di usia yang masih belia ia sudah memiliki cita-cita mulia, yakni mempunyai sebuah yayasan sosial, guna membantu sesamanya yang kurang mampu.
Sayangnya kehidupan model yang menyukai belajar bahasa dan seni ini tak seindah yang dibayangkan sebelumnya. Manohara harus menikah muda dengan seorang pangeran dari Malaysia, Tengku Muhammad Fakhry di usianya yang masih 16 tahun.
Hal ini bermula dari pertemuan Manohara dengan Tengku Fakhry di bulan Desember 2006. Mereka dipertemukan dalam acara jamuan makan malam. Dari situlah, sang pangeran jatuh hati. Meski terpaut selisih usia, namun akhirnya kedua insan ini berpacaran dengan seijin ibunda Manohara, Daisy.

Tak lama setelah itu, Tengku Fakhry menyatakan keinginannya untuk memperistri mantan kekasih Ardie Bakri ini. Pada 17 Agustus 2008, Manohara beserta keluarga berangkat ke Malaysia atas undangan keluarga Tengku Fakhry.
Meski terkesan terlalu cepat dan sempat tidak menyetujui, namun akhirnya pasangan ini menikah pada 26 Agustus 2008. Ternyata pernikahan ini tak seindah bayangan sang Bunda, Daisy. Manohara ternyata tak bahagia dan kabur ke Jakarta melalui Singapura pada akhir 2008.
Mengetahui sang istri kabur, Tengku Fakhri berusaha membujuk sang istri untuk kembali pulang. Tak tanggung-tanggung, sang pangeran menghadiahi Manohara dengan sebuah mobil di hari ulang tahun Manohara pada 25 Februari 2009.
Tak hanya membujuk sang istri, Tengku Fakhry berusaha mengambil hati keluarga Manohara pula. Sang pangeran mengajak Manohara beserta keluarga untuk umroh di akhir Februari 2009. Di sinilah mulai terjadi peristiwa yang membuat sang bunda kalang kabut. Saat pulang, keluarga Manohara ditinggal begitu saja, sedang Manohara dan sang suami sudah dinaikkan ke pesawat.
Sekembalinya ke tanah air, pada pertengahan Maret 2009, Daisy melaporkan kejadian ini kepada Raja Kelantan, Malaysia namun tidak ada respon hingga saat ini. Bahkan Daisy mendapatkan pencekalan di Malaysia.
Kronologis Hilangnya Manohara
Setelah menempuh berbagai jalan guna mengetahu kondisi Manohara, akhirnya pada Mei 2009, Daisy dapat berkomunikasi dengan Manohara meski hanya lewat telepon. Hal ini dapat terlaksana dengan bantuan dari Dato Khadar Syah, wakil resmi dari Kerajaan Kelantan.
Akhirnya pada 31 Mei 2009, Manohara dapat melarikan diri dari 'kungkungan' suaminya. Saat itu iatengah menjenguk keluarga Kelantan di Singapura. Berkat kerjasama antara kedutaan Singapura, Kedutaan Amerika Serikat serta juga pihak Indonesia, akhirnya pada Minggu (31/5) pagi Manohara dapat pulang ke Indonesia.
Manohara Odelia Pinot
Perempuan
Jakarta, 28 Februari 1992
Biografi :

Manohara Odelia Pinot adalah model belia kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992. Lahir dari seorang ibu keturunan bangsawan Bugis, Daisy Fajarina dan ayah berkebangsaan Perancis, Reiner Pinot Noack, tak heran jika Manohara, nama panggilannya, mewarisi wajah dan bentuk tubuh yang rupawan.
Namanya mulai melambung saat masuk ke dalam daftar 100 Pesona Indonesia oleh Majalah Harper's Bazaar. Di usia yang masih belia ia sudah memiliki cita-cita mulia, yakni mempunyai sebuah yayasan sosial, guna membantu sesamanya yang kurang mampu.
Sayangnya kehidupan model yang menyukai belajar bahasa dan seni ini tak seindah yang dibayangkan sebelumnya. Manohara harus menikah muda dengan seorang pangeran dari Malaysia, Tengku Muhammad Fakhry di usianya yang masih 16 tahun.
Hal ini bermula dari pertemuan Manohara dengan Tengku Fakhry di bulan Desember 2006. Mereka dipertemukan dalam acara jamuan makan malam. Dari situlah, sang pangeran jatuh hati. Meski terpaut selisih usia, namun akhirnya kedua insan ini berpacaran dengan seijin ibunda Manohara, Daisy.

Tak lama setelah itu, Tengku Fakhry menyatakan keinginannya untuk memperistri mantan kekasih Ardie Bakri ini. Pada 17 Agustus 2008, Manohara beserta keluarga berangkat ke Malaysia atas undangan keluarga Tengku Fakhry.
Meski terkesan terlalu cepat dan sempat tidak menyetujui, namun akhirnya pasangan ini menikah pada 26 Agustus 2008. Ternyata pernikahan ini tak seindah bayangan sang Bunda, Daisy. Manohara ternyata tak bahagia dan kabur ke Jakarta melalui Singapura pada akhir 2008.
Mengetahui sang istri kabur, Tengku Fakhri berusaha membujuk sang istri untuk kembali pulang. Tak tanggung-tanggung, sang pangeran menghadiahi Manohara dengan sebuah mobil di hari ulang tahun Manohara pada 25 Februari 2009.
Tak hanya membujuk sang istri, Tengku Fakhry berusaha mengambil hati keluarga Manohara pula. Sang pangeran mengajak Manohara beserta keluarga untuk umroh di akhir Februari 2009. Di sinilah mulai terjadi peristiwa yang membuat sang bunda kalang kabut. Saat pulang, keluarga Manohara ditinggal begitu saja, sedang Manohara dan sang suami sudah dinaikkan ke pesawat.
Sekembalinya ke tanah air, pada pertengahan Maret 2009, Daisy melaporkan kejadian ini kepada Raja Kelantan, Malaysia namun tidak ada respon hingga saat ini. Bahkan Daisy mendapatkan pencekalan di Malaysia.
Kronologis Hilangnya Manohara
Setelah menempuh berbagai jalan guna mengetahu kondisi Manohara, akhirnya pada Mei 2009, Daisy dapat berkomunikasi dengan Manohara meski hanya lewat telepon. Hal ini dapat terlaksana dengan bantuan dari Dato Khadar Syah, wakil resmi dari Kerajaan Kelantan.
Akhirnya pada 31 Mei 2009, Manohara dapat melarikan diri dari 'kungkungan' suaminya. Saat itu iatengah menjenguk keluarga Kelantan di Singapura. Berkat kerjasama antara kedutaan Singapura, Kedutaan Amerika Serikat serta juga pihak Indonesia, akhirnya pada Minggu (31/5) pagi Manohara dapat pulang ke Indonesia.
LEMBAR SOAL : Fisika 1
0 komentar
PETUNJUK UMUM
1. Berdoalah sebelum mengerjakan
2. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum anda mengerjakan.
3. Jumlah soal sebanyak 30 buah, dan semua harus di jawab.
4. Dahulukan menjawab soal-soal yang anda anggap mudah.
5. Mintalah kertas buram pada pengawas jika anda butuhkan.
6. Periksa jawaban anda sebelum diserahkan pada pengawas.
7. Soal beserta lembar jawaban yang telah diserahkan pada pengawas tidak boleh diminta lagi.
1. Koordinat titik berat bidang terhadap titik A, adalah..........................................
2cm
A 12cm
a. ( 4 , 3 )
b. ( 4 , 4 )
c. ( 3 , 4 )
d. ( 5 , 3 )
e. ( 3 , 5 )
LEMBAR SOAL : FISIKA
1 komentar
PETUNJUK UMUM
1. Berdoalah sebelum mengerjakan
2. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum anda mengerjakan.
3. Jumlah soal sebanyak 30 buah, dan semua harus di jawab.
4. Dahulukan menjawab soal-soal yang anda anggap mudah.
5. Mintalah kertas buram pada pengawas jika anda butuhkan.
6. Periksa jawaban anda sebelum diserahkan pada pengawas.
7. Soal beserta lembar jawaban yang telah diserahkan pada pengawas tidak boleh diminta lagi.
1. Berdoalah sebelum mengerjakan
2. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum anda mengerjakan.
3. Jumlah soal sebanyak 30 buah, dan semua harus di jawab.
4. Dahulukan menjawab soal-soal yang anda anggap mudah.
5. Mintalah kertas buram pada pengawas jika anda butuhkan.
6. Periksa jawaban anda sebelum diserahkan pada pengawas.
7. Soal beserta lembar jawaban yang telah diserahkan pada pengawas tidak boleh diminta lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)